Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Musthofa bisa dikatakan sebagai ujung tombak dari adanya MTs. serta MA. Al-Musthofa. Awalnya, pada zaman masih adanya Mbah Kyai Haji Musthofa telah diadakan kegiatan pembelajaran namun masih berupa pondok diniyah (sorogan/lesehan). Lambat laun pembelajaranpun semakin meningkat dengan adanya bangku kursi untuk fasilitas pembelajaran sehingga tidak berupa lesehan lagi, hingga diputuskan pada tahun 1945 setelah mendapatkan izin dari instansi terkait, Yayasan Al-Musthofapun berdiri dengan berawal murid seadanya dari murid pondok diniyah.

Hingga sekarang lulusan dari MI Al-Musthofa kurang lebih sebanyak 2300 siswa, dan telah menjalani pergantian kepala sekolah sebanyak 4 kali.

Untuk kepala sekolah yang pertama adalah Bpk.Kaseri, kemudian dilanjutkan Bpk. Abd. Munif. Bpk. H. Solikin, M.Pd yang sekarang menjabat sebagai kepala Madrasah Tsanawiyah juga pernah ikut andil sebagai kepala madrasah periode ketiga dan dilanjutkan hingga sekarang oleh Ibu Hj. Siti Romlah, S.Ag.

Melihat begitu eksisnya madrasah Ibtidaiyah Al-Musthofa dengan siswanya yang berprestasi. Tentu banyak langkah yang telah dilakukan oleh segenap guru yang mendidik di MI ini. Ternyata setelah Kamus telisik lebih jauh MI. Al-Musthofa didukung dengan Bpk/Ibu gurunya yang berkompeten mensupport siswa-siswi untuk selalu semangat dalam meningkatkan kualitas belajarnya. Di samping itu guru-gurupun juga turut meningkatkan kualitas mengajarnya dengan mengikuti Workshop, diklat, dsb.

Banyak program yang dicanangkan ibu kepala MI. Al-Musthofa untuk kemajuan diantaranya meningkatkan pembelajaran dalam bidang Bhs. Arab dan Bhs. Inggris yang sudah terlaksana dengan lancar, meningkatkan pembelajaran dalam bidang Sains dan Matematika serta ditambah lagi dengan adanya program kurikulum 2013 yang diberlakukan oleh pemerintah.

Tahun ini Penerimaan Peserta Didik Baru seperti beberapa tahun belakangan diadakan seleksi yang dijadikan pemetaan kemampuan siswa. “Itulah makusd seleksi di sini, jadi tidak benar kalau ada yang mengatakan bahwa seleksi ini hanya untuk mencari siswa yang pintar,” elak Bu Rom di suatu kesempatan.

“Alhamdulillah, sejak diadakan seleksi ini siswa yang masuk malah semakin banyak karena para wali murid yakin dengan seleksi ini berarti MI. Al-Musthofa benar-benar mencari siswa yang berkualitas,” lanjut Bu Rom.

KH. Musthofa pendiri Yayasan Al-Musthofa
KH MUSTHOFA

2 Komentar

Siti cholifah 9c · 8 April 2018 pada 09:44

Semoga al Musthofa sukses

Hacker by Mr.k · 14 Juli 2020 pada 03:28

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *