Author Archives: Yunus

MOJOKERTO-Penyaluran zakat fitrah dari siswa ke warga lingkungan Yayasan Al-Musthofa usai dibagikan pada Rabu (6/6). Siswa yang turut serta membagikan dengan didampingi perwakilan dewan guru tampak antusias melaksanakan kegiatan sosial ini. Sebelumnya pada sabtu (2/6) seluruh siswa membayar zakat sesuai anjuran, yakni bahan makanan pokok (beras) dengan berat 2.7 kg kepada panitia yang dibentuk yayasan. Selanjutnya panitia membagian pada yang berhak menerima. untuk diketahui bersama bahwa zakat fitrah ialah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah.

Ikut kali pertama, mengikutsertakan dua perwakilan, dua-duanya lolos menjadi juara, tentu menjadi hal yang membanggakan. Itulah dirasakan segenap guru MI. Al-Musthofa. Kabarnya mereka sampai blusukan ke berbagai acara di Kec. Jetis mencari dukungan, bagaimana caranya? Nama MI. Al-Musthofa, Kamis (21/12/2017), bergaung di panggung penobatan Gus & Yuk Cilik Kab. Mojokerto tahun 2017. Puncak acara yang dihelat di gedung pertemuan Kampus Stikes Bina Sehat PPNI Mojokerto ini menjadi pembayaran lunas jerih payah Abidatur Rosyidah (11) dan Sultan Arif Hidayatullah (11) yang menjadi perwakilan sekolah yang ada di Desa Canggu-Jetis. Abida, panggilang akrabnya dinobatkan menjadi juara 1 Yuk Cilik Kab. Mojokerto tahun ini, sedangkan Sultan menjadi wakil 2 Gus Cilik Kab. Mojokerto tahun 2017. Saat diumukan dua-duanya mengenakan busana khas mojokerto yakni pakem. Terlahir dari keluarga kurang mampu, Abida tidak pernah patah arang untuk berprestasi, keterbatasan sarana dan fasilitas sama sekali tidak membatasi kesungguhan dalam belajar. Anak dari Darmaji Sudrajad & Rahmawatiwatiningsih ini berhasil…

Read more

Gambar 1. Pidato: Pemeran Bung Tomo berpidato MOJOKERTO – Suasana tegang nampak terasa di Halaman Yayasan Al-Musthofa, pada jum’at (10/11). Ketika salah satu siswa MTs. Al-Musthofa yang berperan menjadi Bung Tomo beradegan pidato dalam drama kolosal penyobekan bendera Belanda. Drama kolosal ini menandai acara peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tiap 10 Nopember yang dibanyak daerah memperingatinya dengan cara yang beragam, namun tetap tak menghilangkan ghirah perjuangan para pahlawan. Diawali dengan marchingband didikan pak Alfin, upacara peringatan Hari Pahlawan dimulai. Unsur siswa, guru, hingga karyawan berbaris rapi, nampak kekhidmatan seluruh peserta yang hadir dalam mengikuti upacara. “Dengan peringatan Hari Pahlawan, kita belajar menghargai jasa pahlawan. Seperti yang diutarakan Bung Karno, Jas Merah (Jangan sekali-kali melupakan sejarah) kita bisa lebih menghargai negeri kita, Indonesia. Juga dengan mendoakan tentunya, karena banyak dari pahlawan terdahulu yang seagama dengan kita” Ujar Pak Taufiq selaku pembina upacara. Upacara usai dilaksanakan, peserta kemudian dimeriahkan dengan aksi teatrikal pimpinan Bu…

Read more

3/17